GEMPA BUMI bulan MEI 2006 di YOGYAKARTA INDONESIA

VJMCharities membangun 44 rumah permanen di Klaten dan Bantul selain membagikan makanan dan pakaian.

Latar Belakang
Gempa Bumi di Jawa Tengah, Yogyakarta, Indonesia pada tanggal 27 Mei 2006 berdampak besar terhadap Yogyakarta, kondisi ekonomi dan yang bertahan hidup tampak berantakan. Rumah-rumah berantakan dan orang-orang tergoncang dan mengalami trauma untuk masuk ke dalam rumah atau gedung. Mereka takut akan adanya gempa susulan yang menewaskan lebih dari 5.778.

Sebuah gempa bumi dengan kekuatan 5,9 skala Richter melanda Yogyakarta, Jawa Tengah, Indonesia pada pagi 27 Juni 2006 di 05.53.WIB. Meskipun ini bukan salah satu yang terbesar di dunia, tapi gempa bumi yang telah menghancurkan lebih dari 650,000 keluarga dan menewaskan 5,778 orang mempengaruhi 11 Kecamatan.

Lokasi
Kegiatan Proyek VJM meliputi 2 Distrik (Bantul dan Klaten) yang terdiri dari 473 desa selama 18 bulan.

Korban tewas akibat gempa bumi ini diperkirakan mencapai 5.778 (laporan Pemerintah DIY tertanggal 24 / 6 / 06)

Selain menyebabkan korban jiwa, gempa bumi juga menghancurkan ribuan rumah, dan menyebabkan kerusakan perumahan yang signifikan. Di Bantul, sekitar 71.763 rumah hancur total, memaksa lebih dari 779.287 orang kehilangan tempat tinggal. Di Klaten, sekitar 29.988 rumah dilaporkan rusak total (laporan Pemerintah DIY tertanggal 24 / 6 / 06)

Kelompok terbesar yang terkena imbasnya di Bantul dan Klaten adalah para petani, yang bekerja di bidang kerajinan tangan dan industri rumah tangga. Gempa juga menghancurkan toko-toko, sekolah, gedung-gedung publik, dan kebutuhan dasar dan sumber hidup mereka, menyebabkan kerugian total dari pendapatan di sektor industri dan perdagangan di antara penduduk yang terkena bencana

KERUSAKAN
Selain rumah yang rusak total, ada ribuan rumah yang rusak ringan. Beberapa orang karena panas dan hujan lokal tinggal di tenda-tenda. Beberapa rumah walaupun dalam kondisi rusak ringan, masih ditinggali penghuninya walaupun dengan kekhawatiran bahwa sisa bagian rumah mungkin akan jatuh menimpa mereka.

Fokus kami bantuan pertolongan kami adalah penduduk yang rumahnya benar-benar rusak atau rumahnya tidak bisa ditempati lagi. Rumah yang rusak bisa diperbaiki tetapi bagi rumah yang benar-benar hancur tidak ada jalan lain kecuali membangun kembali dari awal.

Bantul
Jumlah tepat angka korban sedang dibahas di lembaga pemerintah. Jumlah rumah yang terkena dampak 216.804
Klaten
Jumah rumah rusak total 29.988
Rusak parah 62.979
Rusak sebagian 98. 552 – Total -191.519 rumah (Sesuai Laporan Pemerintah)

Respons awal VJM
Direktur VJM bersama dengan 4 rekan pergi ke Klaten dan Bantul untuk mengecheck kerusakan. VJM juga mendistribusikan beberapa pakaian kepada penduduk lokal yang terkena dampak gempa bumi.

Proyek Rehabilitasi oleh VJM
Pekerja sukarelawan dan jaringan VJM telah secara aktif berpartisipasi dalam upaya koordinasi. Sebagai hasil dari pertemuan dengan pejabat pemerintah dan LSM internasional dan Indonesia yang aktif di semua kecamatan yang terkena gempa bumi. Pilihan VJM untuk daerah proyek berdasarkan keberadaan agen dan jaringan/sukarelawan VJM di daerah tersebut.. Proyek VJM meliputi 2 kabupaten (Bantul dan Klaten) dengan sekitar 473 desa (75 desa di Bantul dan 398 desa di Klaten) dalam rekonstruksi rumah. Proyek VJM bermanfaat bagi sekitar 44 keluarga, dan lebih dari 1000 jiwa dalam distribusi makanan, pakaian dan pembangunan rumah permanen. 

SETIAP BENCANA ALAM MENYEBABKAN KEHILANGAN HARTA, KEHIDUPAN, RUMAH, RUMAH TANGGA, TINGKAT PENGHASILAN DAN HANYA MENYEBABKAN KESAKITAN, KELAPARAN. ANAK-ANAK TANPA ORANG TUA DAN ISTRI-ISTRI YANG KEHILANGAN SUAMI YANG PALING TERPENGARUH BERJUANG UNTUK MAKANAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP.